Share Info

Jenis-Jenis Uang Dilihat dari Berbagai Aspek


Sejak berabad-abad yang lalu, masyarakat telah menyadari bahwa uang sangat penting peranannya dalam kegiatan perekonomian. Tanpa uang, kegiatan perekonomian menjadi sangat terbatas. Keadaan seperti ini akan membatasi perkembangan ekonomi yang akan dicapai.

Semakin maju suatu negara, semakin penting peran uang dalam menggalakkan perekonomian. Setelah kemarin kita membahas mengenai Sejarah, Pengertian, Fungsi, Syarat, dan Nilai Uang, pada kesempatan kali ini Zona Siswa akan membahas mengenai jenis-jenis uang. Semoga bermanfaat. Check this out!!!


A. Berdasarkan Bahan


Uang jika dilihat dari bahan untuk membuatnya terdiri atas dua macam sebagai berikut.

Uang Logam

Uang logam merupakan uang dalam bentuk koin yang terbuat dari logam. Bahan pembuat uang logam antara lain aluminium, kupronikel, broze, emas, perak, atau perunggu. Biasanya uang yang terbuat dari logam mempunyai nominal yang kecil. Di Indonesia uang logam terdiri atas pecahan Rp25,00; Rp50,00; Rp100,00; Rp200,00; Rp500,00; dan Rp1.000,00.

Uang Kertas

Uang kertas merupakan uang yang bahannya terbuat dari kertas atau bahan lain. Uang kertas harus dibuat dengan bahan berkualitas tinggi yang tahan air, tidak mudah robek, dan tidak luntur. Uang kertas biasanya dibuat dalam nominal yang lebih besar sehingga mudah dibawa dan digunakan dalam transaksi sehari-hari. Pecahan uang kertas di Indonesia mulai dari Rp100,00; Rp500,00; Rp1.000,00; Rp5.000,00; Rp10.000,00; Rp20.000,00; Rp50.000,00; dan Rp100.000,00.


B. Berdasarkan Nilai


Jenis uang dapat dilihat dari nilai yang terkandung pada uang tersebut. Nilai uang terdiri atas nilai intrinsik, yaitu nilai bahan untuk membuat uang dan nilai nominal yaitu nilai yang tertera dalam uang tersebut. Jenis uang berdasarkan nilainya terdiri atas dua jenis berikut.

Bernilai Penuh (Full Bodied Money)
Uang bernilai penuh artinya uang yang nilai intrinsiknya sama dengan nilai nominalnya. Uang bernilai penuh biasanya terdapat pada uang logam mulia yang terbuat dari bahan emas atau perak.

Bernilai Tidak Penuh (Representatif Full Bodied Money)
Uang jenis ini nilai instrinsiknya lebih kecil dari nilai nominalnya. Contoh uang ini adalah uang kertas.


C. Berdasarkan Lembaga yang Menerbitkan


Berdasarkan lembaga yang menerbitkan, uang dapat dibedakan sebagai berikut.

Uang Kartal

Uang kartal adalah alat pembayaran sah yang dikeluarkan oleh pemerintah suatu negara melalui bank sentral yang berupa uang logam dan uang kertas. Uang kartal di Indonesia dikeluarkan oleh Bank Indonesia dan dicetak oleh Perusahaan Umum Per-cetakan Uang Republik Indonesia (Perum Peruri). Uang kartal terdiri atas uang logam dan uang kertas.

Uang Giral

Uang giral adalah alat pembayaran berupa bilyet giro, cek, dan pemindahan telegrafis yang dikeluarkan oleh bank kepada seseorang atau badan karena mempunyai simpanan rekening di bank yang bersangkutan. Uang giral diterbitkan oleh bank umum atau bank komersial.

Bilyet giro merupakan surat perintah dari nasabah bank kepada suatu bank agar bank tersebut memindahbukukan sejumlah uang dari rekening nasabah yang bersangkutan pada rekening nasabah lain yang ditunjuk. Bilyet giro tidak dapat ditukar dengan uang tunai.

Cek adalah surat perintah dari nasabah yang memiliki rekening giro pada sebuah bank agar bank tersebut membayar sejumlah uang secara tunai kepada pihak yang namanya tercantum dalam cek.
Pemindahan telegrafis (Telegraphic Transfer) merupakan pembayaran yang dilakukan dengan pemindahan antar rekening pada suatu bank tertentu melalui telegram. Cara ini dipilih apabila jarak orang yang melakukan transaksi berjauhan.


D. Berdasarkan Kawasan


Jenis uang ternyata juga dapat dilihat dari daerah atau wilayah berlakunya uang tersebut.

Uang Lokal

Uang lokal adalah uang yang dipergunakan dalam satu negara tertentu. Misalnya rupiah yang digunakan di Indonesia, ringgit digunakan di Malaysia, dan rupee digunakan di India.

Uang Regional

Uang regional digunakan oleh beberapa negara dalam satu kawasan tertentu. Penggunaan uang regional masih terbatas pada euro yang digunakan di kawasan Eropa. Akan tetapi, bukan tidak mungkin dengan pesatnya perdagangan bebas uang regional semakin banyak digunakan di beberapa kawasan perdagangan yang lain.

Uang Internasional

Uang internasional merupakan uang yang berlaku antarnegara hampir di seluruh dunia dan menjadi standar pembayaran internasional. Contohnya US dolar yang sampai saat ini digunakan sebagai standar pembayaran internasional.

Semoga penjelasan mengenai Jenis-jenis Uang di atas bisa menabah wawasan sobat sekalian dan tentunya bermanfaat.


Referensi |
http://www.zonasiswa.com/2015/02/jenis-jenis-uang-lengkap.html

Merubah pengeluarañ_ jadi penghasilan bulanan, tanpa modal


Apa yg anda dapat kalau mengeluarkan uang (misalnya) untuk "bayar listrik atau beli pulsa?"

Pastinya, uang anda keluar_ dan tidak dapat apa², bukan_? Paling² hanya dapat selembar Struk bukti pembayaran!

Berapa banyak pengeluaran anda tiap bulan? Bayar listrik, air, telfon, pulsa, asurasi, cicilan, dan lain²_?

Tentu jawabnya SANGAT BESAR_! Mungkin bisa mencapai angka jutaan hanya untuk membayar berbagai tagihan tersebut.

Apakah anda mau kalau mendapat UANG dari pengeluaran itu_?

Beli token listrik dapat uang!
Isi pulsa dapat uang!
Bayar tagihan listrik, air, telfon dapat uang!
Bayar tagihan TV Kabel dapat uang!
Beli voucher game dapat uang!
Bayar cicilan kendaraan dapat uang!
Bayar Kartu Kredit dapat uang!
Bayar asuransi kesehatan BPJS dapat uang!
Pokoknya bayar apa saja serba dapat uang!


Jawabnya pasti MAU_!
Dan apa yang terjadi kalau uangnya dikumpulkan_?

Wah.. Anda tentu punya PENGHASILAN BARU_!





Menarik, bukan_? Apalagi ditambah Daftarnya 100% GRATIS. Makin asyik deh..!